Direktorat Jenderal Kebudayaan: Balai Konservasi Borobudur, 2011
Cagar budaya berbahan bata merupakan jenis cagar budaya yang sangat rentan terhadap proses kerusakan dan pelapukan, baik oleh fisik, mekanik, biologis, dan kimia. Setelah dilakukan tindakan konservasi...
Direktorat Jenderal Kebudayaan: Balai Konservasi Borobudur, 2011
Runtuhnya lereng atau yang sering kita kenal sebagai tanah longsor dapat terjadi apabila batas stabilitas ijin tanah terlampaui. Apabila keruntuhan lereng terjadi, maka sekokoh apapun suatu bangunan a...
Direktorat Jenderal Kebudayaan: Balai Konservasi Borobudur, 2011
Penggunaan untuk perawatan batuan Candi Borobudur menghasilkan residu yang mampu merusak kualitas air tanah di sekitar kawasan Candi Borobudur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan fis...
Direktorat Jenderal Kebudayaan: Balai Konservasi Borobudur, 2011
Biopatima merupakan keadaan bantuan yang telah mengalami perubahan warna akibat aktifitas mikroorganisme dalam jangka waktu yang relatif lama. Berdasarkan proses terbentuknya, dapat menyebabkan perub...
Direktorat Jenderal Kebudayaan: Balai Konservasi Borobudur, 2011
Banyak permasalahan dan tantangan yang harus dihadapi dalam melestarikan Candi Borobudur, salah satunya adalah mengenai
masalah kondisi air bawah Candi Borobudur. Penelitian ini memberikan informasi ...
Direktorat Jenderal Kebudayaan: Balai Konservasi Borobudur, 2011
Balai Konservasi Peninggalan Borobudur telah melakukan pemantauan stabilitas candi Borobudur melalui pengukuran yang secara periodik dan berkelanjutan setiap tahun sejak 1983 sampai dengan sekarang. P...
Direktorat Jenderal Kebudayaan: Balai Konservasi Borobudur, 2011
Votie tablet adalah simbol/icon buddha berukuran kecil yang terbuat dari tanah liat yang dicetak dengan teknik tekan untuk selanjutnya dibakar atau bisa pula hanya dijemur. Sebagai
miniatur dari stup...
Direktorat Jenderal Kebudayaan: Balai Konservasi Borobudur, 2011
Tulisan ini diharapkan agar dapat digunakan sebagai sarana pemahaman bagi para pelestari BCB, sehingga para pelestari ini memiliki sikap tidak ragu-ragu di dalam melakukan tradisi penerasan, terutama ...
Direktorat Jenderal Kebudayaan: Balai Konservasi Borobudur, 2011
Asam sitrat yang selama ini digunakan sebagai bahan konservan cagar budaya berbahan logam merupakan bahan kimia industri, yang sedikit banyak memberikan efek negatif terhadap lingkungan maupun konser...
Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Mas, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini, 2016
Perluasan dan pemerataan pendidikan anak usia dini(PAUD) menjadi salah satu prioritas kebijakan Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak usia Dini,Ditjen Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarak...