buku ini berjudul Boyondi. buku menggunakan dua bahasa bahasa yakni bahasa daerah sebagai bahasa sumber dan bahasa indonesia sebagai bahasa sasran. buku ini mengisahkan tentang seorang anak kecil yang...
buku berjudul Menginang te Bau (Makan ikan) merupakan buku cerita anak dengan menggunakan bahasa daerah Tajio. cerita tersebut mengisahkan seorang anak yang bernama Silei yang ingin memakan ikan laiu ...
Langai merupakan istilah lokal masyarakat Aceh untuk menyebut bajak. Langai digunakan para petani Aceh untuk menggemburkan lahan pertanian. Adapun creuh digunakan untuk meratakan tanah yang sudah dige...
Bentuk batu nisan poteumeureuhom Daya menurut Klasifikasi Othman Yatim termasuk jenis batu nisan papan atau pipih, tetapi tidak memiliki sayap atau bahu (berbentuk Semu). Bagian puncak nisan berbentuk...
Nisan makam Tun sri Lanang berbentuk gada polos, Namun dasar nisan berbentuk segi empat dan puncak nisan berupa puting semu. Pada bagian kaki nisan memiliki ornamen berbentuk segitiga (Keranji), yang ...
Mesjid ini didirikan oleh seorang dai yang berasal dari kota madinah, arab saudi, syekh Abdus Salim. Beliau adalah dai yang datang ke kawasan gampong beuracan pada abad ke-17 yasng dahulu merupakan ba...
Mesjid ini merupakan salah satu mesjid tertua yang ada di provinsi Aceh. Mesjid ini ada sejak zaman Sultan Iskandar Muda (1607-1636) makanya disematkan nama tuha dalam bahasa Aceh yang artinya tua. Ad...
Rumah Cut Nyak Dhien masih berdiri hingga kini dan sagat terawat. Rumah Tradisional yang menjadi sasana budaya ini kerap dikunjungi masyarakat, baik lokal maupun mancanegara.
Bukan sekedar bangunan t...
Rumah adat Kluet, didirikan tanggal 01 Jauari 1961 oleh Raja manggamat, Ima Hasbiyallah Muhammad Teuku Nyak Koto. dilajutkan pembagunannya tahun 1914 s.d 1916 oleh Raja T. Nyak Tia. Fungsi tempat ting...
Sambai oen peugaga sebagai salah satu kuliner tradisional masyarakat Aceh yag merupakan warisan dari nenel moyangnya sudah seharusnya dijaga dan dilestarikan warisan tersebut. Sambal tersebut bukan ha...