Penjurubahasaan dalam bahasa isyarat
Effendi, Juniati
Bahasa isyarat di Indonesia belum diakui atau didukung sepenuhnya, padahal banyak komunitas Tuli menggunakan Bahasa isyarat alamiah atau Bisindo (Bahasa isyarat Indonesia) BISINDO perlu diteliti dengan linguistic dan sesuai budaya Tuli setempat. Bisindo seperti Bahasa lisan yang berbeda beda sesuai budaya, Bahasa isyarat Indonesia diteliti / dikembangkan dibawah PUSBISINDO (Pusat Bahasa Isyarat Indonesia). Kelambatan pengembangan maupun penelitian bisindo juga menghambat penyediaan fasilitas akses informasi, pendidikan dan pelayanan umum bagi disabilitas rungu/ Tuli. Fasilitas untuk Tuli bisa berupa tulisan, Bahasa isyarat dan Juru Bahasa isyarat / interpreter Bahasa isyarat. Sayangnya karena disini belum ada fakultas interpreter/ juru Bahasa isyarat.
Detail Information
- Publisher
- Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
- Tahun
- 2018
- Bahasa
- en
- Last Updated
- 2019-02-04T06:59:58Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah