Maestro dalam bidang kebudayaan di Provinsi Sumatera Barat: Alda Wimar dan karyanya
Ajisman, Ajisman; Hariadi, Hariadi
Alda Wimar, adalah seniman yang multi talenta yang telah banyak menghasilkan karya dibidang seni. Puisi-puisi Alda Wimar dimuat dalam kumpulan Penyair Muda Sumatera Barat tahun 1978 bersama Indra Nara Persada, Sofia Trisni, Asri Rosdi, Syarifuddin Arifin, dan Yose Hermand. Ia menulis dan ikut memainkan ratusan sandiwara radio di RRI Padang, Naskah dramanya “Pucuk Tajam Rimba Ilalang” mendapat penghargaan khusus dalam Festival Teater Sumatera Barat 1982. Alda Wimar adalah seorang perintis musikalisasi puisi di Sumatera Barat. Bersama istrinya, Nina
Rianti, ia mendirikan komunitas musikalisasi puisi pentassakral pada tahun 1991. Kelompok ini telah menggarap banyak puisi penyair Indonesia dan Malaysia dalam bentuk musikalisasi, dan tampil dalam banyak kesempatan. Alda juga merintis pembuatan dokumenter profil seniman Sumatera Barat yang diproduksi oleh Dewan Kesenian Sumatera Barat, antara lain Wakidi, Rusli Marzuki Saria, Arby Samah, Darwis Loyang, BHR Tanjung, Sawir,
Inyiak Palatiang, Manti jo Sutan. Selain itu, bersama Padang Art Studio yang didirikannya, Alda juga banyak diminta membuat dokumentasi kesenian Sumatera Barat, termasuk Pekan Budaya. Padang Art Studio juga bekerjasama dengan IDEP Foundation untuk aktivitas pengurangan resiko bencana, antara lain pembuatan film semi dokumenter rumah aman gempa dan perlombaan
yang mensosialisasikan rumah aman gempa.
Rianti, ia mendirikan komunitas musikalisasi puisi pentassakral pada tahun 1991. Kelompok ini telah menggarap banyak puisi penyair Indonesia dan Malaysia dalam bentuk musikalisasi, dan tampil dalam banyak kesempatan. Alda juga merintis pembuatan dokumenter profil seniman Sumatera Barat yang diproduksi oleh Dewan Kesenian Sumatera Barat, antara lain Wakidi, Rusli Marzuki Saria, Arby Samah, Darwis Loyang, BHR Tanjung, Sawir,
Inyiak Palatiang, Manti jo Sutan. Selain itu, bersama Padang Art Studio yang didirikannya, Alda juga banyak diminta membuat dokumentasi kesenian Sumatera Barat, termasuk Pekan Budaya. Padang Art Studio juga bekerjasama dengan IDEP Foundation untuk aktivitas pengurangan resiko bencana, antara lain pembuatan film semi dokumenter rumah aman gempa dan perlombaan
yang mensosialisasikan rumah aman gempa.
Detail Information
- Publisher
- Balai Pelestarian Nilai Budaya Padang
- Tahun
- 2013
- Bahasa
- en
- Last Updated
- 2019-05-27T14:27:28Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah