• Beranda
  • Tentang Kami
    Sejarah Visi dan Misi Tata Tertib Jam Layanan Fasilitas Pustakawan Struktur Organisasi Berita Perpustakaan
  • Layanan Perpustakaan
    Layanan Baca di Tempat Layanan Sirkulasi Layanan Referensi Layanan Penelusuran Informasi Layanan Bimbingan Literasi Informasi Layanan Ekstensi
  • Layanan Referensi
    Layanan Meja Informasi Layanan Bimbingan Penggunaan Koleksi Referensi Layanan Penelusuran Layanan Konsultasi Layanan Kesiagaan Informasi
  • Keanggotaan
    Area Anggota Buku Tamu Survey Kebutuhan Survey Kepuasan Pendaftaran Anggota Online FAQ
  • OPAC
  • Pilih Bahasa : Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu
Semua Komputer Filsafat Agama Sosial Bahasa Sains Teknologi Seni Sastra Sejarah

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
  1. SMKN 1 CIPAKU
  2. Katalog
  3. Studi museologia
REPOSITORY ITEM
Repositori Kemendikdasmen
Kembali

Studi museologia

Sutaarga, Moh. Amir

Untuk mempertajam pengertian tentang sistem museum, perlu dianalisis tiga komponen utama di museum yang satu sama lain saling berkaitan. Komponen-komponen yang dimaksud adalah tenaga, koleksi dan publik museum. Pada umumnya dapat dilihat hubungan fungsional yang akrab antara tenaga dengan koleksi museum. Baik yang menyangkut kegiatan pengumpulan, registrasi, katalogisasi, studi dan riset, perawatan, perbaikan, dan kegiatan presentasi dan pameran koleksi, maupun yang berkaitan dengan pelbagai cara pemberian informasi kepada publik museum. Tetapi, hubungan-hubungan yang akrab antara koleksi dengan publik museum sebegitu jauh belum banyak disinggung. Dengan demikian, sepintas lalu dapat dilihat hanya adanya hubungan satu arah saja antara museum dengan publiknya. Tenaga museum menyiapkan koleksi museum untuk berkomunikasi dengan publik museum dengan cara mengumpulkan sebanyak mungkin bahan informasi mengenai koleksi dan melalui pameran terjadilah jalur komunikasi. Tetapi jalur komunikasi tersebut masih bersifat satu arah, sebab belum dilakukan penelitian mengenai segala hal ihwal yang berkaitan dengan publik museum itu sendiri. lbarat hidangan yang disajikan di meja oleh tuan rumah tanpa terlebih dulu menjajagi keinginan dan selera atau keperluan yang akan
melahap hidangan tersebut.
Detail Information
Publisher
Direktorat Jenderal Kebudayaan
Tahun
1991
Bahasa
en
Last Updated
2019-10-03T05:14:09Z
Subjects / Keywords
Museum Penelitian Warisan budaya
Akses Dokumen
Unduh PDF
Hak Cipta & Lisensi

Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.

Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).

Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.

SMKN 1 CIPAKU
  • Masuk sebagai Admin
  • Download Buku Panduan Aplikasi

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Statistik Pengunjung

Hari ini 4.161
Online: 4.161 Onsite: 0
Bulan ini 50.369
Online: 50.369 Onsite: 0
Total 150.057
Online: 150.057 Onsite: 0

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek


© 2026 — Berbasis SLiMS | Dikelola oleh ePERPUS WhatsApp

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik

Isilah satu atau lebih bidang di bawah ini untuk mempersempit pencarian Anda

Kemana ingin Anda bagikan?
Beranda OPAC Login Daftar