Industri tembikar kasongan
Wangania, Jopie
Industri tembikar Kasongan adalah usaha kerajinan rakyat yang tidak dapat disamakan dengan industri keramik yang sudah lebih maju pengetahuan dalam hal pengolahan bahan baku, resep campuran bahan kaolin, campuran bahan glasur dan teknik pembakaran dengan suhu tinggi. Oleh sebab itu, barang-barang tembikar buatan Kasongan teknik pembuatannya masih sangat rendah dan mudah pecah jika dibandingkan dengan barang-barang pecah-belah dari keramik.
Industri rakyat ini akan dapat bertahan selama nilai budaya, cita rasa dan selera masyarakat belum bergeser dan berpaling kepada barang-barang produk massal mekanik seperti plastik, dan aluminium.
Selama cita rasa masyarakat masih menganggap bahwa sayur gudeg dan nasi liwet paling pantas dimasak dalam kwali dan kendil, selama itu pula barang gerabah Kasongan tidak akan khawatir kehilangan pasaran dan lapangan kerja bagi sebahagian besar penduduk Kasongan. Dalam usaha pengem bangan tern bikar bercorak seni untuk konsumsi wisatawan dalam maupun luar negeri, maka perlu sekali ditingkatkan mutu karya seni itu, baik dari segi teknik pengolahan dan pem bakaran, juga tidak kalah penting adalah disain karya seni yang khas kebudayaan setempat, dan tidak latah meniru bentuk-bentuk yang sudah umum terdapat di mana-mana. Motif-motif khas kebudayaan Jawa perlu digali kembali dan didokumentasi, kemudian disebarluaskan kepada para pengrajin gerabah, agar tema-tema budaya setempat diwujudkan dalam bentuk tembikar seni .
Industri rakyat ini akan dapat bertahan selama nilai budaya, cita rasa dan selera masyarakat belum bergeser dan berpaling kepada barang-barang produk massal mekanik seperti plastik, dan aluminium.
Selama cita rasa masyarakat masih menganggap bahwa sayur gudeg dan nasi liwet paling pantas dimasak dalam kwali dan kendil, selama itu pula barang gerabah Kasongan tidak akan khawatir kehilangan pasaran dan lapangan kerja bagi sebahagian besar penduduk Kasongan. Dalam usaha pengem bangan tern bikar bercorak seni untuk konsumsi wisatawan dalam maupun luar negeri, maka perlu sekali ditingkatkan mutu karya seni itu, baik dari segi teknik pengolahan dan pem bakaran, juga tidak kalah penting adalah disain karya seni yang khas kebudayaan setempat, dan tidak latah meniru bentuk-bentuk yang sudah umum terdapat di mana-mana. Motif-motif khas kebudayaan Jawa perlu digali kembali dan didokumentasi, kemudian disebarluaskan kepada para pengrajin gerabah, agar tema-tema budaya setempat diwujudkan dalam bentuk tembikar seni .
Detail Information
- Publisher
- Direktorat Jenderal Kebudayaan
- Tahun
- 1981
- Bahasa
- en
- Last Updated
- 2019-10-03T05:28:03Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah