• Beranda
  • Tentang Kami
    Sejarah Visi dan Misi Tata Tertib Jam Layanan Fasilitas Pustakawan Struktur Organisasi Berita Perpustakaan
  • Layanan Perpustakaan
    Layanan Baca di Tempat Layanan Sirkulasi Layanan Referensi Layanan Penelusuran Informasi Layanan Bimbingan Literasi Informasi Layanan Ekstensi
  • Layanan Referensi
    Layanan Meja Informasi Layanan Bimbingan Penggunaan Koleksi Referensi Layanan Penelusuran Layanan Konsultasi Layanan Kesiagaan Informasi
  • Keanggotaan
    Area Anggota Buku Tamu Survey Kebutuhan Survey Kepuasan Pendaftaran Anggota Online FAQ
  • OPAC
  • Pilih Bahasa : Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu
Semua Komputer Filsafat Agama Sosial Bahasa Sains Teknologi Seni Sastra Sejarah

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
  1. SMKN 1 CIPAKU
  2. Katalog
  3. Model percepatan penuntasan buta aksara (PPBA) melalui pelib...
REPOSITORY ITEM
Repositori Kemendikdasmen
Kembali

Model percepatan penuntasan buta aksara (PPBA) melalui pelibatan guru berbasis zonasi

Ridawati, Ridawati

Masyarakat buta aksara masih menjadi salah satu permasalahan bangsa Indonesia dan senantiasa diperhatikan dan ditangani secara serius oleh pemerintah, masyarakat dan seluruh pemangku kebijakan, tetapi hingga saat ini masalah buta aksara tersebut belum tuntas. Data Direktorat Jenderal PAUD dan Dikmas menyebutkan pada akhir tahun 2017 persentase buta aksara usia 15-59 tahun sudah turun hingga 3,4 juta orang atau sekitar 2,068% dari jumlah penduduk Indonesia. Sulawesi Selatan adalah salah satu propinsi yang masih memiliki masyarakat buta aksara cukup tinggi prosentase di atas rata-rata nasional yaitu 4,49 %. Sebahagian besar buta aksara tersebut berada pada daerah pedesaan dan terpencil. Berdasarkan permasalah tersebut maka perlu upaya lebih cepat lagi dalam percepatana penuntasan buta aksara baik dari sisi waktu maupun besarnya jumlah sasaran. Pengembangan model pendidikan keaksaraan yang diharapkan dapat mendukung percepatan penuntasan buta aksara perlu diarahkan pada pembelajaran yang menarik, dengan melibatkan pendidik atau guru-guru yang berpengalaman dalam merencanakan dan melaksanakan kegiatan pembelajaran dan bertempat tinggal di sekitar sasaran atau berbasis zonasi, sehingga percepatan penuntasan buta aksara dapat terwujud. Model percepatan penuntasan buta aksara melalui pelibatan guru berbasis zonasi adalah model percepatan penuntasan buta aksara yang dikembangkan kerja sama dengan pemerintah setempat. Melalui kebijakan pemerintah percepatan penuntasan buta aksara melibatkan guru-guru atau pendidik yang sudah berpengalaman di setiap desa atau lokasi sasaran. Pelibatan pendidik atau guru dalam pembelajaran lebih efektif karena rata-rata sudah berpengalaman dalam pembelajaran yang diawali dengan penyusunan RPP sehingga proses pembelajaran lebih terarah dan tuntas. Mengingat guru yang dilibatkan
adalah guru-guru formal maka perlu dilakukan orientasi tentang penerapan metode dan strategi pembelajaran orang dewasa atau metode andragogi dengan tema-tema
pembelajaran yang menarik bagi peserta didik keaksaraan. “Model Percepatan Penuntasan Buta Aksara melalui pelibatan Guru Berbasis Zonasi ” terbukti efektif, terlaksana dan menarik untuk percepatan penuntasan buta
aksara.
Detail Information
Publisher
2019
Tahun
2019
Bahasa
-
Last Updated
2026-01-08T14:45:28Z
Subjects / Keywords
Guru dan Tenaga Kependidikan Modul Pembelajaran Sekolah Keaksaraan
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi

Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.

Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).

Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.

SMKN 1 CIPAKU
  • Masuk sebagai Admin
  • Download Buku Panduan Aplikasi

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Statistik Pengunjung

Hari ini 1.984
Online: 1.984 Onsite: 0
Bulan ini 33.157
Online: 33.157 Onsite: 0
Total 132.845
Online: 132.845 Onsite: 0

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek


© 2026 — Berbasis SLiMS | Dikelola oleh ePERPUS WhatsApp

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik

Isilah satu atau lebih bidang di bawah ini untuk mempersempit pencarian Anda

Kemana ingin Anda bagikan?
Beranda OPAC Login Daftar