• Beranda
  • Tentang Kami
    Sejarah Visi dan Misi Tata Tertib Jam Layanan Fasilitas Pustakawan Struktur Organisasi Berita Perpustakaan
  • Layanan Perpustakaan
    Layanan Baca di Tempat Layanan Sirkulasi Layanan Referensi Layanan Penelusuran Informasi Layanan Bimbingan Literasi Informasi Layanan Ekstensi
  • Layanan Referensi
    Layanan Meja Informasi Layanan Bimbingan Penggunaan Koleksi Referensi Layanan Penelusuran Layanan Konsultasi Layanan Kesiagaan Informasi
  • Keanggotaan
    Area Anggota Buku Tamu Survey Kebutuhan Survey Kepuasan Pendaftaran Anggota Online FAQ
  • OPAC
  • Pilih Bahasa : Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu
Semua Komputer Filsafat Agama Sosial Bahasa Sains Teknologi Seni Sastra Sejarah

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
  1. SMKN 1 CIPAKU
  2. Katalog
  3. Arca-Arca masa Hindu-Budha di Pekalongan
REPOSITORY ITEM
Repositori Kemendikdasmen
Kembali

Arca-Arca masa Hindu-Budha di Pekalongan

Indradjaja, Agustijanto; Degroot, Véronique; Susetyo, Sukawati; Harriyadi, Harriyadi

Arca adalah bentuk tiga dimensi yang dihasilkan dengan memahat, membentuk, atau menuang. Oleh sebab itu, arca tidak selalu terbuat dari batu tetapi dapat juga dibuat dari bahan lain, seperti kayu, terakota, logam, dan gipsum. Pada saat melakukan penelitia terhadap arca, para arkeolog akan membahasnya pada tiga aspek yakni (1) ikonografi,(2) gaya seni, dan (3) rantai operasinya.
Rantai operasi adalah serangkaian langkah dan teknik pembuatan suatu benda. Rantai operasi tergantung pada bahan yang digunakan: batu dibentuk melalui pemahatan, berbeda dengan tanah liat yang dibentuk atau logam yang dituang. Kadang-kadang, rantai operasi menyertakan juga penilaian berdasarkan mutu–tingkat penguasaan teknik yang digunakan.Berbeda dengan rantai operasi, gaya dan ikonografi tidak tergantung pada medianya. Objek yang terbuat dari bahan yang berbeda dapat memiliki gaya dan ikonografi yang sama. Membedakan gaya dan ikonografi tidaklah mudah. Secara sederhana, ikonografi adalah apa yang diperlihatkan, sedangkan gaya adalah cara sesuatu diperlihatkan.
Detail Information
Publisher
Pusat Penelitian Arkeologi Nasional, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Tahun
2020
Bahasa
id
Last Updated
2021-02-23T09:39:32Z
Subjects / Keywords
Kebudayaan Arkeologi Warisan budaya
Akses Dokumen
Unduh PDF
Hak Cipta & Lisensi

Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.

Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).

Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.

SMKN 1 CIPAKU
  • Masuk sebagai Admin
  • Download Buku Panduan Aplikasi

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Statistik Pengunjung

Hari ini 2.496
Online: 2.496 Onsite: 0
Bulan ini 55.639
Online: 55.639 Onsite: 0
Total 155.327
Online: 155.327 Onsite: 0

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek


© 2026 — Berbasis SLiMS | Dikelola oleh ePERPUS WhatsApp

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik

Isilah satu atau lebih bidang di bawah ini untuk mempersempit pencarian Anda

Kemana ingin Anda bagikan?
Beranda OPAC Login Daftar