Booklet:Tradisi mengambil Air Nira (Mergat) di Langkat No.88/2022
Fariani, Fariani
Tradisi megambil air nira/ mergat adalah sebuah kebiasaan turun menurun yang dilakukan oleh masyarakat langkat untuk mengambil air nira sebagai sumber mata pencaharian masyarakat lagkat. Mergat adalah sebutan lokal untuk pohon enau atau poho ira bagi masyarakat langkat.
Sebagai sebuah sumber mata pecaharia, maka kebiasaan mengambil air nira sampai saat ini masih terus dilakukan oleh masyarakat langkat. mergat adalah sebutan lokal untuk pohon enau atau pohon nira bagi masyarakat langkat.
Sebagai sebuah sumber mata pecaharia, maka kebiasaan mengambil air nira sampai saat ini masih terus dilakukan oleh masyarakat langkat. mergat adalah sebutan lokal untuk pohon enau atau pohon nira bagi masyarakat langkat.
Detail Information
- Publisher
- Direktorat Jenderal Kebudayaan
- Tahun
- 2022
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2023-11-09T02:20:48Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah