Koleksi tenun tradisional Kalimantan Barat museum negeri provinsi Kalimantan Barat
Arby, Aurora Murnayati; Bell, Alexander; Bessie, Soleman
Budaya berpakaian bagi manusia pada umumnya setelah mereka mengenal bercocok tanam dan beternak hewan. Seperti diketahui dari hasil ekskavasi (penggalian arkeologi) di Nanga Balang Kabupaten Kapuas Hulu, telah ditemukan hasil-hasil benda budaya antara lain gerabah mentah polos dan ada yang berhias motif geometris, batu-batuan bahan, kapak-kapak batu dan batu pemukul lainnya. Sedangkan pendatang baru yang dikenal sebagai masyarakat Melayu, dari negeri asalnya mereka telah membawa sejumlah ketrampilan dan teknologi yang sezaman dengan perkembangan kebudayaan perunggu dari daerah Dongson di sekitar Yunan Tiongkok Selatan. Dengan adanya kontak antara penduduk Melayu dengan masyarakat suku Daya kemudian mereka kenal dengan cara tenun ikat. Kain tenun ikat pada masyarakat Suku Dayak menggunakan motif-motif dunia atas dan dunia bawah, menandakan bahwa kain tenun tersebut dipakai hanya pada waktu-waktu pelaksanaan upacara ritual saja. Kepandaian menenun bagi masyarakat suku Daya di daerah Kalimantan Barat ini dijumpai di Kapuas Hulu, Sintang dan Ketapang.
Detail Information
- Publisher
- Proyek Pembinaan Permuseuman Nusa Tenggara Timur
- Tahun
- 1991
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2023-11-22T05:28:57Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah