• Beranda
  • Tentang Kami
    Sejarah Visi dan Misi Tata Tertib Jam Layanan Fasilitas Pustakawan Struktur Organisasi Berita Perpustakaan
  • Layanan Perpustakaan
    Layanan Baca di Tempat Layanan Sirkulasi Layanan Referensi Layanan Penelusuran Informasi Layanan Bimbingan Literasi Informasi Layanan Ekstensi
  • Layanan Referensi
    Layanan Meja Informasi Layanan Bimbingan Penggunaan Koleksi Referensi Layanan Penelusuran Layanan Konsultasi Layanan Kesiagaan Informasi
  • Keanggotaan
    Area Anggota Buku Tamu Survey Kebutuhan Survey Kepuasan Pendaftaran Anggota Online FAQ
  • OPAC
  • Pilih Bahasa : Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu
Semua Komputer Filsafat Agama Sosial Bahasa Sains Teknologi Seni Sastra Sejarah

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
  1. SMKN 1 CIPAKU
  2. Katalog
  3. Tradisi memberi makanan (persembahan) kepada roh leluhur (pa...
REPOSITORY ITEM
Repositori Kemendikdasmen
Kembali

Tradisi memberi makanan (persembahan) kepada roh leluhur (pati ka du'a bapu ata mata) di Kecamatan Kelimutu, Kabupaten Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur

Rupa, I Wayan; Jayanti, I Gusti Ngurah; Yufiza, Yufiza

Upacara Patika Ata Mata merupakan upacara kepercayaan masyarakat suku Lio Ende, khususnya Desa Woloara, kepercayaan masih tetap hidup dan berkembang di tengah-tengah kehidupan masyarakatnya. Kepercayaan ini berkembang tak terlepas dari peranan para tokoh adat sebagai tokoh yang sangat dihormati sebagai penuntun dan pembina dalam kehidupan berwarga dan bermasyarakat.
Upacara Patika Ata Mata ini dapat bertahan hidup, karena memang benar-benar sebagai penerang jalan hidup bagi komunitasnya sebagai pendukung yang setia. Sisi lain kebertahanan ini terletak pada ritual-ritual yang dilaksanakan oleh komunitas pendukung di setiap kesempatan
dan dilakukan secara rutinitas.
Implikasi terhadap pelaksanaan upacara Patika Ata Mata, adalah terbinanya masyarakat yang patuh, jujur, hormat dan setia kepada leluhur. Dengan terselenggaranya ritual ini masyarakat pendukung mampu melestarikan tradisi tanpa terpengaruh oleh peradaban global.
Pelaksanaan ritual masih tetap berlangsung khusuk, salah satu bukti yaitu yang terjadi di Woloara masih berlangsung berbagai ritual di antaranya : daur hidup, upacara kematian, dan ritual dalam hubungannya dengan pertanian. Upacara ini berlangsung sebagai sebuah tradisi yang tiada henti.
Detail Information
Publisher
Balai Pelestarian Nilai Budaya Bali
Tahun
2015
Bahasa
id
Last Updated
2024-03-08T06:37:26Z
Subjects / Keywords
Kepercayaan Masyarakat Adat
Akses Dokumen
Unduh PDF
Hak Cipta & Lisensi

Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.

Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).

Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.

SMKN 1 CIPAKU
  • Masuk sebagai Admin
  • Download Buku Panduan Aplikasi

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Statistik Pengunjung

Hari ini 1.242
Online: 1.242 Onsite: 0
Bulan ini 14.575
Online: 14.575 Onsite: 0
Total 94.866
Online: 94.866 Onsite: 0

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek


© 2026 — Berbasis SLiMS | Dikelola oleh ePERPUS WhatsApp

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik

Isilah satu atau lebih bidang di bawah ini untuk mempersempit pencarian Anda

Kemana ingin Anda bagikan?
Beranda OPAC Login Daftar