Romansa silam
Akhiroh, Titin; Budiyarsih, Tri Kurniati; Nurmayati, Yeti; MSLoonyanna, MSLoonyanna; Hasan, Ummu; Kellan, Patrick; Setiady, Fiane N; Tamam, Dini W; Anandya, Yanti; Smartawijaya, Nurma; Somad, Emoef Abdu; Diyah, Asfi; Onety, Abby; Bumi, Arya; Ahmad, Malica; Sopiyani, Sopiyani; Abdullah, Sindy
Indonesia memiliki kekayaan cagar budaya yang begitu beragam jenis dan bentuknya, sebagian besar dimiliki dan berada di tengah-tengah masyarakat. Begitu lekat mewarnai aktivitas keseharian masyarakat. Pelindungan, pengembangan dan pemanfaatan cagar budaya menjadi tanggung jawab semua pihak, baik pemerintah, pemerintah daerah dan masyarakat. Tanpa adanya kepedulian dan gerakan semua pihak, pelestarian agar budaya sekadar rentetan teori yang mustahil terwujud. Melalui semangat pemajuan kebudayaan serta impelementasi Undang-undang Nomor 11 tahun 2010 tentang Cagar Budaya menjadikan cemeti bagi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk terus bergerak masif dalam melakukan promosi cagar budaya. Membuka pintu-pintu kerja sama dengan instansi atau lembaga lain, serta merangkul komunitas masyarakat untuk aktif mengkampanyekan pelestarian cagar budaya.Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memandang literasi sebagai media efektif untuk pengenalan cagar budaya secara populer. Bekerja sama dengan tujuh belas orang penulis menyelesaikan sebuah buku kumpulan cerpen cagar budaya yang dapat menumbuhkan kepedulian terhadap cagar budaya.
Detail Information
- Publisher
- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan,Direktorat Jenderal Kebudayaan,Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman
- Tahun
- 2019
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2024-10-15T04:02:42Z